“God Is A Girl” (Groove Coverage)

Tuhan gadis! Busyet, siapa yang demikian berani mengatakan bahwa tuhan ternyata seorang gadis? Dialah Lou Bega! Kekagetan saat ini sangatlah terlambat, karena 5 tahun lalu lagu “God Is A Girl” yang dibawakan oleh Groove Coverage ini telah demikian terkenal di Germany, Austria and China. Bagaimana dengan Indonesia? Sekali lagi marilah kita melihat ke pelosok. Adalah sebuah lokasi wisata air panas bernama Bayanan di Kabupaten Sragen Ja-teng, dimana lagu ini telah dinikmati oleh ribuan pengunjungnya pada 25 Maret 2005, dibawakan oleh Eta Novita bersama Bir@wa dari Jepara.

Image Hosted by ImageShack.us

Image Hosted by ImageShack.us
Demikian banyak sebenarnya fenomena yang terjadi di dunia musik Indonesia, ini hanya salah satunya. Kebayang tidak kalau Indonesia keburu punya Lembaga Sensor Lagu? Dapat dipastikan lagu “God Is A Girl” ini tidak akan dapat dinikmati masyarakat Indonesia. Turut memahami sahabat2 blogger, Denayanti, Iman Brotoseno yang merasa terusak-terusik hak-hak kemerdekaannya, kelihatannya penyensor2 itulah yang justru hendaknya mengkoreksi diri dengan melihat kenyataan di masyarakat hingga ke pelosok. Peristiwa yang terekam di VCD ini nyatanya sangat menghibur dan membukakan wawasan kaum marjinal dengan tidak menimbulkan akibat2 yang diributkan para sok ahli itu. Pertunjukan ini terbukti tidak memunculkan aliran sesat, kegoyahan keyakinan, penyimpangan perilaku seks ataupun kekerasan dll.
Image Hosted by ImageShack.usLagunya sendiri, “God Is A Girl” tergolong biasa saja seperti lagu2 “trance” yang lain, dengan ciri khas sangat banyak pengulangan.
Hanya justru pada kekuatan harmoni mayor minor dan peralihannya, lagu ini menjadi enak didengar. Jadi tingkat kesulitan mengarang lagu “trance” sama saja dengan lagu bagus jenis lain, penekanannya yang berbeda! Ini kesempatan yang sangat baik, coba pahami urutan chord Am F C G, padahal melodinya berubah-ubah, kali ini perasaan harmoni anda benar2 diasah, biarkan telinga anda mendengar perubahan2 drastis melodi tapi tetap mainkan susunan chord Am F C G, lembar2 perasaan harmoni anda akan semakin kuat dan luas memahami bahwa chord satu dengan yang lainpun memiliki interaksi harmoni sendiri. Dalam hal ini baik chord mayor-minor maupun mayor-mayor. Kenyataannya memang masing2 chord itu memiliki persamaan. Am terdiri dari do mi la, F do fa la, C do mi sol, jadi masing2 ada do-nya. Sepengetahuan saya kursus musik tidak mengajarkan harmoni sejauh ini, karena tak dapat dihafal, buktinya banyak kawan saya yang kursus musik masih kesulitan mencari chord. Ini juga penjelasan tambahan untuk si mpok, kenapa orang Jawa sulit memahami suara alto, tenor dan bas. Juga untuk anak lelaki sulung saya yang kecilannya suka dengerin bapaknya belajar musik, dan punya pertanyaan khas yang dihafal ibunya, kok mesti ‘do’ tho pak? Anda bisa menjawab, kenapa lagu sangat banyak diakhiri dengan not ‘do’? Paling tidak kali ini saya bisa berkata, “God Is A Girl” diakhiri dengan not “si”, anakku yang mbeling!

 

“God Is A Girl”
(Groove Coverage)
DJ Novus · Mell · Verena Rehm

do = C
– -Am – – – F – – -C – – – – G
6 6 -7 1 – -6 – 1 -1 2 – 1 – 7
Remembering me, discover and see,
– -Am – – – -F – – – – – – C – – – – G
1 -6 7 – 1 – 6 – – – 1 – – 1 – 2 -1 -2
All over the world, she’s known as a girl,
– – Am – – – – – -F – – – – – C – – – – – – -G
2 – 1 – – 2 -1 – -1 – – 1 – – 1 – – 2 – -1 – 2
To those who are free, their minds shall be keep,
– -Am – – – – – -F – – – – – -C – – – – – -G
1 -1 -1 -2 – 1 – 1 – – – 1 – -1 -1 2 -1 – -7
Forgotten as the past, ’cause history will last.

– – – – -Am – – – – – – – – F
5 – 5 5 -6 – – -5 6 6 – 6 – 1
God is a girl, wherever you are,
– – – – -C – – – – – – – – – -G
1 – 1 -1 1 – -5 – -1 – 1 – 1 -2 – 7
Do you believe it, can you receive it,

God is a girl, whatever you say,
Do you believe it, can you receive it,
God is a girl, however you live,
Do you believe it, can you receive it,
God is a girl, she’s only a girl,
Do you believe it, can you receive it?

– – – – – – – Am – – – – – – – F
6 – 7 – – 1 – 6 – – 6 7 1 – 7 -1
She wants to shine, forever in time,
– – – – – -C – – – – – – – – – G
6 – 1 -1 – 1 5 – -1 – -2 – 1 – 7
She is so driven, she’s always mine,
– – – – – – -Am – – – – – – – – – -F
6 – -7 -1 – -6 – -6 – 7 – – 1 – 7 -1
Clearly and free, she wants you to be,
– – – – – – – C – – – – – – – – – G
6 -2 – 1 – 1 – 1 -5 – 1 -2 – – 1 – 2
A part of the future, a girl like me,
– – – – – – Am – – – – – – F
– 2 – 2 1 – 1 -1 2 1 1 1 – 1
There is a sky, eluminating us,
– – – – – -C – – – – – – – – – – – – G
– 1 1 -1 – 1 – 1 – – -1 – 1 – 2 -1 – 2
Someone is out there, that we truly trust,
– – – – – – Am – – – – – – – – -F
– 2 – 2 1 – 1 -1 – -1 – 2 – 1 – 1
There is a rainbow, for you and me,
– – – – – – C – – – – – – – G
1 – 1 -1 1 – 1 -1 – -1 2 -1 -7
A beautiful sunrise, eternally.

God is a girl, wherever you are,
Do you believe it, can you receive it,
God is a girl, whatever you say,
Do you believe it, can you receive it,
God is a girl, however you live,
Do you believe it, can you receive it,
God is a girl, she’s only a girl,
Do you believe it, can you receive it?
Image Hosted by ImageShack.us

Advertisements

Cinta Yang Sempurna

Image Hosted by ImageShack.us
Blogosphere tidak mengenal batasan usia, sungguh berbeda dengan dunia kampus, hingga per angkatanpun mereka bergerombol.
Maka tidak heran kalau harus berhadapan dengan pertanyaan Juminten yang usianya di bawah anak bungsu saya. Kenapa tidak Kangen Band?
Jawaban sekenanya sih, apa hebatnya Kangen Band, yang memang masih kontroversi itu. Kali ini saya menemukan kenyataan, justru di pelosok Bangkalan Madura, lagu Cinta Yang Sempurna dibawakan oleh Irma Permatasari dari group band Sera, Gresik. Jadi ingat pernyataan si mpok yang sederhana sebenarnya, tapi itu melayangkan kegagahan romantisme muda egalitarian yang jatuh bangun sekian puluh tahun yang lalu. Egaliter? masih ada?
Sekedar menyegarkan kembali ingatan itu di situ.

Dengan semangat itu, semula tulisan ini akan diturunkan tanggal 14 Februari sebagai hari fucklentine versi pamerintah antartika, tetapi berhubung sudah keduluan anak2 muda ini, ya saya bilang pada anak2 muda yang lain bahwa saya merayakan ‘egalentine’ hari ini.
Apa mungkin cinta tanpa egaliter?! Kok ya nyaris seluruh blogger ragu2 ato malu2 merayakan hari kasih sayang ini. Setelah di blognya tidak ada, ternyata diajeng ini komen : valentine? makanan apaan tuh? )) Egalitarian tidak akan berkomentar, ini yang tua tidak mau paham juga gaya orang2 muda memahami kasih saya! Tapi komennya tentu : anak2 muda mbok ya dengerin, jangan berkasih sayang dengan ber hura2 begitu aja, masih banyak yang lebih memerlukan kasih sayang, dan itu bisa dilakukan setiap hari.

Orang memang suka mempersulit diri sendiri, kenapa lagu ini judulnya Cinta Yang Sempurna? Apa tidak cukup hanya dengan satu kata saja, ‘Cinta’! Masih meragu ketika akhirnya menonton VCD Irma Permatasari pada sebuah hajat pernikahan pada 26 November 2006 di Bangkalan Madura. Suara Irma terdengar lebih profesional daripada Andika sendiri, demikian juga melodi gitar Sera lebih nge Rock daripada Dodhy. Malah Irma sendiri lebih bagus dari Dewi Persik. Ya, penyanyi semacam ini bisa ratusan di Jatim, kalau ada produser maka saya rekomendasikan nama2 ini : Ria Mustika, Lusiana Safara, Irma Fernanda, Lilin Herlina, Gayuh Raka Siwi, Sita Syahputri, Denis Arista. Hanya nasib mereka tidak seberuntung Inul Daratista, Dewi Persik, Uut Permatasari atau bahkan Trio Macan. Wah klo blogger nggak rajin2 melihat ke daerah dengan jiwa egalitarian maka pemahaman musiknya bisa jauh ketinggalan bahkan oleh masyarakat Bangkalan Madura, yang sudah menikmati lagu ini 26 November 2006 yang lalu. Belum ada hitungan hari setelah saya upload lagu ini, dah datang komen dari mbak ayu saya Atiek yang kera ngalam tapi dah lama tinggal di negeri kincir angin, wah . . blogger sini bisa ketinggalan jaman dari mana2, yang di eropa dah pada download, hanya kali ini adu benwit karena format vcd, maklum fasilitas download MP3 dah ilang.

Keprihatinan Valentine masih ditambah pengajuan proses perceraian Ariel Peterpan ke Pengadilan. . . yang jelas ini membuat telinga saya akan selalu dijejali lagu2 Peterpan yang 4 album itu untuk beberapa hari kedepan . . . erghhhhhh

Cinta Yang Sempurna
(Kangen Band)
Dodhy (gitar dan vokal), Andika (vokal), Thama (gitar 2), Bebe (bas),
Iim (drum), dan Izzy (keyboards).

do = C
Am – – – – – – – – -C – – – – – – – – -G
3 -3 -3 -3 – -2 1 -3 – 3 3 3 -3 -2 -1 7
Bagai bintang dilangit begitu cinta kita
– – – – – – – – – -E – – – – – – – – – Am
2 – 2 – 2 -2 – 1 7 7 -7 -7 -7 -4 3 – 7 1
Tak kan pernah binasa meski terhapus masa

Terima kasih tuhan kau telah sempurnakan
Telah engkau ciptakan dia untuk diriku

Aku bukan pujangga yang pandai rangkai kata
Yang ku punya hanyalah hanya segenggam cinta
Saat kita melaju diatas dua roda
Pegang erat pundakku saat meninggalkan ku

– – – – -C – – – -G – – – – – – – E
3 4 3 -1 5 -1 1 1 7 -7 -77 -2 -1 -67
Lupakan aku bila itu terbaik untuk mu
– – – – -Am – – – – – – – – – C – – – – – G
7 -7 – 4 -3 – 3 – 3 -3 3 – -1 5 -1 – -1 1 7
Jangan pernah kau tanyakan cinta yang terutang
– – – – – – – – – – E – – -Am
7 – -7 – 7 – 2 – 1 67 -7 4 3
Yang kau pun tak punya biarlah
– – – – – – C – – – – G – – – – – – – – E – – – Am
3 3 3 3 – 1 -5 -5 – 6 -52 -2 2 – 2 -2 1 67 7 4 3 -1
Aku akan pergi tinggalkan semua cinta ini selamanya
– – – – – – – – – G – – – – – – – -F – – – – – – – – – -E – – – – – – -Am
6 6 -6 -6 – 1 -3 -2 -7 7 7 7 -1 -2 1 -6 -6 6 – -6 – 6 – 7 5# -2 – 1 7 -176
Patahkanlah sa yapku saat aku mencoba berpaling da – ri kasih dan sayangmu
Maka bunuh- lah a-ku bila aku mencoba berpaling dan men-ca-ri peng-gantimu

Bagai bintang dilangit begitu cinta kita
Tak kan pernah ternoda meski terhapus masa
Image Hosted by ImageShack.us

Child in Time (Deep Purple In Rock) 1970

Waktu telah membuktikan, hingga sekarang lagu semacam ini belum tergantikan. Maka berbahagialah mereka yang pada dua dekade, 1960 – 1980 mempunyai hobi musik. Melihat fenomena ini, mulai mudah untuk memahami syair “Child in Time” dan tahun baru Imlek, Tikus Tanah, kemarin. Betapa perjalanan hidup seseorang sedikit banyak dipengaruhi oleh pada era mana mereka hidup.
Image Hosted by ImageShack.us

The line that’s drawn between . . . the good and the bad
See the blind man . . . shooting at the world
Bullets flying . . . taking toll
If you’ve been bad, . . . ooh . . Lord I bet you have

Blogger berdasarkan jamannya, sebenarnya sudah dirasakan anak gadis emak ini. Itu pula yang disindir diajeng Venus, lha kok ya klo sudah urusan perempuan, apalagi cantik, batas jaman itu jadi amburadul. Tapi diajeng, klo untuk yang akhir2 ini saya kenal sebagai komikus keren, saya kok masih percaya bahwa dia kerumah dian sastro itu untuk mencari bahan komiknya. Lha klo saya dolan ke anak ragil wedhok saya, itu lebih sebagai tanggung jawab dan minta tanggung jawab. Lha wong saya kecemplung blogosphere ini ya gara2 dia, yang membuat penasaran, posting lagu kok gak bisa didengarkan. Mudah2an sekarang dia sudah mulai bisa mempetakan Firehouse kebanggaannya itu, setelah mendengarkan Deep Purple ini.

Child in Time adalah judul lagu super grup rock Inggris, Deep Purple, dari album Deep Purple In Rock yang dirilis tahun 1970. Lagu ini menjadi penting, karena berbagai hal. Walaupun ini album ke 2 setelah Ian Gillan bergabung, justru pada album inilah ciri khas Rock memfenomena! Betapa tidak, Jon Douglas Lord sang malaikat klasik mau disibukkan untuk mengeraskan jemarinya menekan tuts keyboard. Padahal dia sudah terbiasa memainkan Hammond organnya dengan penuh perasaan bersama London Symphony Orchestra. Itupun masih ditingkahi tarikan menyayat suara gitar Richard Hugh Blackmore, nama lengkap sang raja diraja gitaris. Dari tiga harmoni, vokalis, organis dan gitaris saja, Deep Purple sudah sangat sulit dicari tandingannya. Pada lagu “Child In Time” inilah nyaris seluruh kehebatan lagu Rock bertumpu. Perhatikan ritme dasar yang dibangun, G G Am, G G Am, F F G dan ditutup kembali dengan G G Am, kelihatannya terlalu sederhana untuk membangun sebuah lagu rock yang demikian berkualitas. Namun kenyataannya kesederhanaan susunan chord itu telah menjelma menjadi mahakarya musik rock, durasi menjadi 10 menit 15 detik, namun orang tidak bosan mendengarnya!

Diawali dengan cabikan bas gitar Roger Glover, sol sol la, tuts organ Jon Lord lincah tegas berharmoni dan suara berat Ian Gillan menyeruak mengasah . . kelihatannya anda perlu mendengarkan lagu ini.

Album Deep Purple In Rock
© 1970 EMI
Child in Time
(Ritchie Blackmore/Ian Gillan/Roger Glover/Jon Lord/Ian Paice)

do = C
G G Am . . . . . . . . . . . . . . . . G G Am
5 . 5. 6 . . . . . . . . . . . . . . . . . .5 5 .6
. . . . . . . do si la sol fa sol mi . . . . . . . . la si do re mi fa mi
F F G . . . . . . . . . . . . . . . . . . . G G Am
4 4 5 . . . . . . . . . . . . . . . . . 5 5 6 . . . dst. bas gitar, Roger Glover
. . . . . . . mi re do mi re do si . . . . . . . do si la sol sol la la .dst. keyboard, Jon Lord
G G Am . . . . . . . . . . . . . . . . G G Am
. . . . . . . .1 . . . 7 . .6 . .71 . . . . . . . . . 1 . . . .7 . . 6 . 76
. . . . . . . Sweet child in time . . . . . . . you’ll see the line
F F G . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .G G Am
. . . . . . . . .7 . .7 . . . 6 . . . . .7 . . . .6 . . 5 . . . . . . . . . .5 . . .6 . . 6 . . .5 . .3
. . . . . . . The line that’s drawn between . . . . . . . the good and the bad
G G Am . . . . . . . . . . . . . . . G G Am
. . . . . . . . .3…3… . 21… .3 . . . . . . . . . . . 6.. 3.. .2 . 1 . . 21
. . . . . . . See the blind man . . . . . . . shooting at the world
F F G . . . . . . . . . . . . . G G Am
. . . . . . . . 2 . 2 . . 765 . . . . . . . . .6 .5 . . 3
. . . . . . . Bullets flying . . . . . . . taking toll
G G Am . . . . . . . . . . . . . . . . G G Am
. . . . . . . .3 . .2 . . . .3 5 . . 3 . . . . . . . 32 . . . . 17 . 7 .6 . .5 . . 6
. . . . . . . If you’ve been bad, . . . . . . . ooh . . Lord I bet you have
F F G . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . G G Am
. . . . . . . . 7 . . . 7 . . . .7 . . 76 . .5 . . . . . .6 . 5 . .65 . . .3
. . . . . . . And you’ve not been hit . . . . . . . oh by flying lead
G G Am . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . G G Am . . . . . . . . . . .F F G
. . . . . . . . . 3 . . 3 . . 2 . . 3 . . . 5 . . .3 . . . . . .17656232321 . . . 3 . . .3 . . . 232
. . . . . . . You’d better close your eyes . . . . . . . oooooh . . . . . . . bow your head
G G Am . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . .6 . . .6 . 6 . . .5 . 6. 1 .6
. . . . . . . And wait for the ricochet
G G Am . . . . . . . . . . . . G G Am
. . . . . . . . . . . . . . . . . . .
F F G . . . . . . . . . . . G G Am
. . . . . . . . . . . . . . . . . dst. melodi gitar, Ritchie Blackmore

CINTA! Here, There and Everywhere (Beatles)

Bambang Trihatmodjo, Mayangsari dan Khirani Siti Hartina Trihatmodjo bersimpuh kepada jasad Soeharto! Ini terjadi menjelang jam 10 malam pada hari meninggalnya Presiden kedua RI itu. Ditengah sorot mata tajam dan sikap kurang bersahabat dari kerabat yang merasa menjadi tuan rumah Cendana. Kabarnya peristiwa inipun berlangsung tidak lebih dari seperempat jam! Apa substansi dari gambaran ini?
Image Hosted by  ImageShack.usImage Hosted by ImageShack.us

Mengarah pada gambaran Beatles tentang keagungan cinta!
CINTA! Here, There and Everywhere . . . .Gambaran cinta ini sebenarnya telah digunakan para pembenci Mayangsari, yang seolah menantang, Mayangsari tidak akan bisa masuk Cendana! Terlebih mengetahui gerakan Mayangsari, setelah rumahnya di Simprug Golf-Jakarta Selatan disatroni Halimah, justru malah pindah rumah mendekati Cendana,
dengan tinggal di Jalan Tasikmalaya No.17, Menteng, Jakarta Pusat. Paling tidak ada usaha Mayangsari untuk membuktikan bahwa cintanya bukan kaliber cinlok, apalagi cinta lokalisasi! Jalan Cendana No.8? Siapa takut, deket aja itu, Here, There and Everywhere!Image Hosted by ImageShack.us

Memang, masuknya Mayangsari ke Cendana tidak akan serta merta membuat kontroversi ini akan berakhir. Stigma yang diberikan masyarakat kepada Mayangsari sudah demikian parah setahun terakhir ini. Bagaimana dengan para blogger? Samimawon!
Rumah lama anak gadis nan heroik ini membuktikan, para blogger tidak ada bedanya dengan masyarakat umum, demikian mudah terbuai infotainment. Tikabanget menulis ini sudah setahun lebih, lha kok hingga hari ini masih saja ada yang komen, melampiaskan kebenciannya yang fanatis kepada Mayangsari. Lha terus Tik? Itu rumah lama masih dipakai ato dah ditutup? Kok ya ikut2 Mayangsari pindah rumah, apa ya mendekati Cendana? Diam2 kita semua menunggu bukti cinta sucimu, Here, There and Everywhere, siapa lelaki sial eh beruntung yang mbok endang-endeng kemana-mana itu! Tapi mbok yao, itu para blogger tamumu ditemoni, kasih tau sikapmu bagaimana, jangan diumbar begitu! Kasian Simbokmu Venus, nanti bisa mencak2 lagi seperti di tempat saya, klo tau ternyata masih banyak blogger yang demikian mudah menyalahkan orang!

Cinta! Ya, sehari sebelum Pak Harto meninggal, saya juga sempat omong2 sama Vivink, si anak temokan, sampai larut malam! Setelah saya terpancing untuk mengatakan bahwa cinta saya telah melewati tahun perak dua tahun lalu, isi hati Vivink pun tercurah tumpah tumplek blek! Substansinya, apa yang dapat melawan cinta, bila kita memegang erat dan mempercayai cinta itu sendiri? Here, There and Everywhere, gak urusan itu di Bojonegoro, Malang, Medan, Batam dan Jakarta sekalipun . . ya Vivink, selamat tidur dengan cinta sejatimu! Bela esok, gelombang melawan cinta itu datang lagi, biasa sajalah . . . tapi yang datang sms dengan dengan tutur yang ngangeni, “lek tivine tak tunggoki ae gak mati2, pas aku metu maeng, pas numpak taksi, embong kok rame, tibake pakdhe wes mati ya bes, yok apa seee!”

Atau ada yang seperti anak gadis emak ini, yang lagi seneng ngomongin sepi sama pisah! Wadooh . . lah gimana mau jadian lha wong kopdaran ya baru sekali! Tapi menyambut kopdaran keduamu besok, ini ada tips dari mas2 Beatles, pulang kerja nanti, resapi potongan syair yang ini, ” . . Watching his eyes and hoping I’m always there . . “, bahwa nanti kenyataannya tidak ada dirimu di matanya, saran saya lha mbok ya kopdaran itu tidak di tempat yang gelap2, pindah ke tempat yang terang, tatap matanya, pasti! Dirimu ada di sana 😛

Akhirnya saya harus berterimakasih kepada anak perempuan mbarep saya, beatlesmania, tentu saja dialah yang meng upload lagu Beatles “Here, There and Everywhere” ini. Selera musiknya membanggakan, sungguh sedikit blogger yang memahami mana musik yang bagus! Seperti “Tears in heaven” kemarin, Beatles kali ini juga memakai “alih nada dasar”, lebih cantik malah. Dan itu dilakukan pada posisi yang sulit! Tidak seperti “Tears in heaven” yang alih nada dasar dilakukan penuh sepanjang refrain, Beatles melakukannya beberapa ketuk menjelang refrain berakhir. Lagu ini lebih menjelaskan hubungan mayor minor, perhatikan syair ini ‘she’s beside me I know I need never care’, chord Fm G Cm, dan ‘But to love her is to need her everywhere’ dengan chord Fm G C. Sederhana dan cantik dari Fm G Cm ke Fm G C, minornya hilang dalam sekejap dengan kesan yang dalam.

HERE THERE AND EVERYWHERE (Beatles)

do = C
C Dm Em                    F            C Dm Em
1       3    5      2       1    4   6     5
Here, making each day of the year
F                   E
3     4      5    6     1     2    3     3   3      3
Changing my life with a wave of her hand
Am                     D                   G
3  4   3    3    2 1    2        3        7        6         2
Nobody can deny that there’s something there

There, running my hands through her hair
Both of us thinking how good it can be
Someone is speaking but she doesn’t know he’s there

do = D#
D#           Cm           Fm
7    1      2     3  5        3     2    1    2     3   4     2
I want her everywhere and if she’s beside me
G                       Cm
7   7     1   2      3    1     6
I know I need never care

do = C
Fm                   G                      C
2   3    4     2    7  7    1     2     5   3       1
But to love her is to need her everywhere

Knowing that love is to share
Each one believing that love never dies
Watching her eyes and hoping I’m always there

I want her everywhere and if she’s beside me
I know I need never care
But to love her is to need her everywhere
Knowing that love is to share

Each one believing that love never dies
Watching her eyes and hoping I’m always there

To be there and everywhere
Here, there and everywhere