Still Loving You, SCORPIONS

Binatang dengan sengat ujung ekor yang mematikan, Scorpions! Sengat jenis apa yang terkandung dalam Still Loving You, lagunya? Filosofinya? Scorpion adalah titisan dewa Rock setelah Deep Purple! Memperbincangkan Scorpions, seorang blogger bisa nulis seratusan postingan! Simak saja albumnya yang dimulai sejak tahun 1972 ini. Websitenya dengan format .xht . . . . hmmmm anggun amat! dan tiga belas album lainnya!

Lihat VCDnya, ‘Time, it needs time To win back your love again‘. Hlah . . bait pertama sudah menjawab pertanyaan film Indonesia “Ada Apa Dengan Cinta?” Kendala ruang dan waktu, adalah tantangan cinta abadi, pada dua dimensi ini, manusia nyaris seperti debu. Belum lagi ‘I will be there‘, cobalah cari syair lagu pop Indonesia yang segagah-berani ini? Ternyata cinta adalah pertempuran2, perang, ber darah2, mundur untuk maju kembali, serangan balik, pantang menyerah!

Ocehan para filsuf sempat terdengar, bahwa usia ‘pujaan hati yang tercinta’ semakin pendek! Lha kemarin seorang suami pengantin baru, main gampar aja pada istrinya, karena tidak ada darah perawan! Wedew, hei bung, klo cuman darah aja, pale lu gue gampar sini, pasti ada darah tu! Bisa2nya cinta primitif kramat tunggak begini masih hidup di masyarakat kita ya! Baru kemarin bilang ‘kaulah pujaan hati yang tercinta’. Anda punya kekasih? Berapa usia ikatan kasih itu sekarang? Barusan, setahun, lima tahun, seperempat abad? Yang cukup menggelikan adalah anak sekarang pake prosesi tembak menembak! Nggak sampe setahun apa nggak kehabisan peluru itu?! Jutaan pasangan kekasih di pelosok2 tidak ambil pusing dengan prosesi macem2, apalagi untuk sekedar mengucapkan ‘aku cinta padamu’! Mereka saling percaya dan terus berjuang untuk cinta sucinya hanya dengan memahami bahasa tubuh!

Ya, bahasa tubuhlah yang dicoba untuk diangkat oleh sepasang sahabat abadi Klaus Meine dan Rudolf Schenker menjadi sebuah lagu ini. Setelah memahami diri sendiri, cobalah memahami bahasa tubuh kekasihmu! Apakah anda merasakan ada alunan nada2 ‘Still Loving You’ padanya? Baris pertama lagu ini memang hanya chord Am, tapi jangan keburu bosan, Chord B selanjutnya adalah harmoni yang sulit dan langka pada nada dasar C! Sesulit apa sehingga kekasih tetap ingin mengisyaratkan ‘Still Loving You’, sama seperti awal dulu ketika jemari saling menuntun diatas keyboard??!! ‘By the mid-1960s Klaus Meine and Rudolf Schenker, both of whom were blessed with understanding parents’! Demikian tertulis di websitenya! Nyaris sebuah persahabatan yang abadi antar dua anak manusia, sejak tahun 60an itu hingga sekarang! Hah??!! Lihat saja kegiatan mereka!

Memangnya di bandara A Yani, Semarang mo beli tiket ke Ketapang, Pontianak? Bukannya pengen ke Tangerang, BSD, Blok A, Pondok Gede, Bogor, Pengalengan? Ah, whateperlah, still loving you mak? Hush, ayo bangun2 pak, nanti jadi bahan komik anak mbeling itu lagi! Hah? Jadi selama ini jadi bahan komik itu sebuah ketakutan? Bukannya baca komik itu dicari lucunya? Ah, sebuah pernikahan yang seperempat abad lebih beberapa tahun, 16 Mei mendatang, bukankah sudah selayaknya secara dewasa mampu mentertawai pernikahan itu sendiri? Si mbeling memang suka ngawur, nurun siapa ya? Ya cuma antara Emaknya atau ebeSSnya! Tapi bukan itu hikmahnya! Si mbeling belum pada taraf memahami, bahwa dibalik lelucon komiknya itu, ada hikmah yang lebih lucu! Memang seorang musikus muda, Ahmad Dhany pernah berkata, ‘kematian saja saya hadapi dengan senyuman, apalagi hanya perceraian’. Apakah anak muda ini takabur? Ah, itukan hal biasa, gagah malah!
Tua dan mati adalah keniscayaan! Anak muda merasa tahu tersenyum itu gampang, tapi orang tua ribuan kali mengalami harus tersenyum kecut
pada waktunya!
Huff . . jelas nggak sih? Gimana supaya anak mbelingpun paham ya? Hmm, jutaan kilometer perjalananmu nanti, tetap harus diawali
langkah pertama! Ayo . . . ayunkan langkah pertamamu, the show must go on, tunggu apa lagi 😛

Still Loving You, SCORPIONS
Music : Rudolf Schenker
Lyrics: Klaus Meine
Do = C
Am
Time, it needs time To win back your love again.
– – – – – B – – – – – – – -E
I will be there, I will be there.
Am
Love, only love Can bring back your love someday.
– – – – – B – – – – – – – -E
I will be there, I will be there.

INTERLUDE : Am B7

Fight, babe, I’ll fight To win back your love again.
I will be there, I will be there.

Love, only love Can break down the walls someday.
I will be there, I will be there.

CHORUS : Am
– – – – F – – – C – – – – – – – – – -E – – – Am
If we’d go again All the way from the start.
– – – – F – – – – – – C – – – – – – – – – – -E – – – Am
I would try to change Things that killed our love.
– – – – – – – -Dm – – – – – – – E
Your pride has build a wall, so strong
– – – – – – – – – Am – – – – – – – F
That I can’t get through. Is there really no chance
– – E – – – – – – – – – – – – – Am
To start once again? I’m loving you.

Try, baby try To trust in my love again.
I will be there, I will be there.
Love, only love Just shouldn’t be thrown away.
I will be there, I will be there.

CHORUS :
If we’d go again All the way from the start.
I would try to change Things that killed our love.
Yes I’ve hurt your pride, and I know
What you’ve been through. You should give me a chance
This can’t be the end.
– – – – – – – – -Am – F C E
I’m still loving you.
– – – – – – – – -Am – F C E
I’m still loving you,
– – – – – – – – -Am – F C
I’m still loving you,
– – – – – – E
I need your love.
– – – – – – – – -Am – F C
I’m still loving you.
– – – – – – -G – – – – – – Am
Still loving you, baby…

May Day . . ! Nidji


Walaupun Nidji suka berbahasa Inggris untuk lagu2nya, tapi nggak ada memang yang berjudul May Day.
Nidji, nama ini kembali menggema, solidaritas, egaliter pada May Day kemarin. Kelihatannya arti nama Pelangi yang disandangnya benar2 ingin menghiasi dan meneduhkan carut marutnya dunia kerja di Indonesia.

Sambil olak-alik laporan Biro Pusat Statistik, kok jadi teringat ibu dosen yang cantik. BPS menulis tahun 2006 penduduk Indonesia 222,2 juta, dengan angkatan kerjanya 106,39 juta jiwa. Ah . . angka2 ini menyebalkan! Makin terbayang dosen cantik statistik . . tik . . tik. Apalagi kuliah jaman kuno, statistik benar2 momok yang bikin mumet, dimana psikologi masih dikatakan Ilmu Jiwa, hlah . . bisa terganggu jiwanya bener ini. Pada angka2 yang rumit inilah wajah muram Indonesia diperjuangkan Nidji. Maka sangat sulit mencari istilah ekonomi kuno yang terkenal itu, ‘disguised unemployment’, ya pengangguran tersembunyi! Kalau ‘pengangguran terbuka‘ sih BPS mencatat 10,9 juta jiwa, catatan mbah wiki 12,5 % (ingat, dari angkatan kerja). Padahal kemarin yang demo itu bukan dari pengangguran! Nah, kebayang nggak?! Kalau masih kebingungan, Nidji malah sudah meneriakkan hak2 dasar untuk dapat pekerjaan. Sepertinya perlu ber darah2 dulu untuk meningkatkan peringkat 133 Indonesia untuk pengangguran.

Eh bu, boleh nanya kek mahasiswa nakal tapi cerdas nggak? Itu ‘satuan penelitian’ kok ditulis ‘jiwa’ ya? Yang terganggu ‘jiwa’nya nggak dihitung dong bu? Klo pakai ‘orang’ ato ‘manusia’ nggak lazim ya, ato memang kaitannya erat dengan Ilmu Jiwa atawa psikologi ibu itu! Lalu sebagai sebuah Band, Nidji ini apa? Tiba2 saya ingat seorang blogger ndeso, pekerja keras, tekun, berwawasan luas, egaliter dan solidaritas tinggi tanpa pamrih. Untuk Kriteria ‘ndeso’, maka blogger2 yang merasa ‘jancukarta’ dah kalah bersaing! Yang perlu dijelaskan pada ‘cak’ Ipul ini adalah minta bang haji rhoma irama, kok dikasih ‘giring’! Lha wong ya sama kritingnya ngono lho cak! Hlah . . pokoknya yang kelihatan May Day kemarin ‘giring’ bukan ‘bang haji’! Disisi lain lagu Pulang, Nidji, awalnya terdengar biasa saja, malah cenderung melankolis (menghiba) melemahkan ‘angkahan’. Pada tataran pemikiran Ipul inilah, lagu Pulang, Nidji serasa menemukan ‘jiwa’nya.
Sejauh ini memang hanya blogger semacam Ipul yang terang2an nulis diblognya, punya ide brilian “pulang”, membangun daerahnya. Dan logo bergambar kambing itu semakin menemukan maknanya yang dalam. Kalau saja para pekerja Indonesia punya jiwa begini, tahun depan Indonesia bisa lompat 100 peringkat, atau malah seperti Monaco, pengangguran 0 % !

Saatnya kita belajar, menikmati lagu melankolis yang justru untuk menguatkan tujuan hidup kita. Perhatikan Chord G# – A# – C , dan lagukan syair ‘pelangi . . jingga‘, ya itu penggalan lagu ‘Kebyar-kebyar’, alm. Gombloh!


Pulang, NIDJI

Do = C
Intro: C

– – -Em – – -Am – G – F
di tepi kota ini
– – Em – – – – -Dm – G – F
ku merasa sangat sepi
– – -G – – – – C – – – Am – F
berdiri di atas karang
– – – G – – – – C
ku kenang wajahmu

berikan aku waktu
tuk berlabuh ke pelukmu
sadarkan semua niatmu
dan jangan tinggalkan aku
G# – – – – – – A#
jangan tinggalkan

C – – – – – -Am
aku ingin pulang
C – – – – – -Am
aku ingin pulang
– F
berikan doamu
-G – – – – C
agar aku pulang

aku ingin pulang
aku ingin pulang
berikan sayapmu
agar aku pulang

aku ingin cepat pulang
aku ingin cepat pulang
berikan sedikit waktumu
untuk tetap menunggu

tetap menunggu

aku ingin pulang
aku ingin pulang
berikan doamu
agar aku pulang

aku ingin pulang
ingin cepat pulang
berikan sayapmu
agar aku pulang
pulang

– – – – -C
baby you said your all that i need
– – – – -F
baby you said you make me complete
– – – – – – – -Am
just come back home
– – – – – – – -G – – -C
just come back home to me
– – – – – – – -Am
just come back home
– – – – – – – -G – – -C
just come back home to me